Rabu, 18 Juni 2008

Masoniana hybrid, siapa penyilangnya ??

Kalau masoniana congo dari yang ukuran mini sampai tinggi daun mencapai 150cm dengan lebar 45cm. Pasti udah nggak asing lagi dan mudah kita temui. Bahkan semacam ada etika tak tertulis (barangkali semacam lagu wajib) bahwa setiap sanseis dipastikan minimal memiliki masoniana, sebagaimana halnya sanseis memiliki fischerii.
Sementara itu di komunitas kami baru kali ini ada yang dapat (Mr Jhonny Ardion) sanse yang jarang ada/beredar di pasar umum maupun pasar kolektor ini, namanya masoniana hybrid. Sanse ini diindikasikan hasil silangan bunga masoniana congo dengan bunga sanse lain (...entah apa, belum ada data/info .. !!!), sehingga menghasilkan sosoknya yang feminim jauh dari karakter mother plant-nya yang terkesan macho dan temperamen keras. Tapi siapa penyilangnya ....ya??????.

Forskaolina bermutasi

Sejauh yang kami ketahui, lazimnya forskaolina berbentuk daun lanset, pipih agak tebal, cross banding tegas untuk daun muda dan makin transparan untuk daun tua malah cenderung dark green. Sementara itu ketika pembiakan lewat rizhoma akan menghasilkan anakan yang cenderung sama dengan indukannya.
Tapi koleksi Mr Jhonny Ardion ini agak spesifik. Hasil pembiakan lewat rizhoma-nya bermutasi menuju karakter trifasiata daun panjang namun tebal dan keras layaknya masoniana dengan cross banding tegas merata di diluruh permukaan daun. Tapi forskaolina ini masih relatif muda, kita tunggu aja perkembangannya kayak apa?.

Downsii mini hasil tanam daun

Sanse mini berumur lebih dari 3 tahun ini (wah pasti penanamnya sangat telaten), jenis downsii hasil tanam daun, konon disebut Sansevieria sp. "malawi" yang habitat aslinya di Malawi. Tampilannya mungil dan roset dengan 9 lembar daun dalam kondisinya prima (koleksi Mr Oghuet van der Dezk - 0818387408).

Selasa, 17 Juni 2008

Sansevieria Macrophyla

Jenis sanse yang unik sekali, dari jauh menyerupai S. Fokscauliana tapi ada perbedaannya yakni daun terasa kasar dan tebal sekali seperti Trifsciata Robusta. Nama dari Sanse ini Sansevieria Macrophyla. Daun roset sanse ini cakep sekali dipadu dengan pot keramik tambah ciamik. Habitat asli sanse ini dari daerah Afrika Utara yang suhu dan kondisinya membutuhkan sinar matarahari yang penuh.

Foto diambil dari : http://bonsai-nursery.blogspot.com

Kitonga, teksture daun lembut yang kokoh

Kitonga dengan tampilan yang elegan, ber-teksture daun lembut dengan cross banding yang merata di sekujur badan daun, dan duri yang tajam serta cukup keras ini menjadikan sosoknya maskulin (koleksi Mr Oghuet van der Dezk - 0818387408). Cuman sayang pengambilan gambarnya kurang cahaya.

Senin, 16 Juni 2008

Pinguicula, si genit suka bersolek



Pinguicula "philipsae", barangkali dinamakan begitu, lantaran bentuk daunnya yang kayak bibir/paruh burung pinguin. Sanse yang satu ini ternyata cukup genit serta suka bersolek, hal ini nampak dari sifat alaminya yang melapisi bedak putih secara merata di semua sisi permukaan daunnya.

Trifasciata Filter Udara di Living Room

Trifasciata yang nongkrong di sebelah tv ini jenis "nelsonii black" (trade mark: black holland) yang biasa seminggu sekali di jemur kena sinar matahari langsung. Tampilan sosoknya cukup eksotis ketika di letakkan di living room bersanding dengan gitar dan peti jati kuno, dan yang lebih penting lagi adalah udara ruangan terasa lebih segar serta memanjakan mata.