Rabu, 02 Juli 2008

Kenya Hyacinth pelari marathon tanpa alas kaki

Kenya dalam benak saya pribadi adalah briket batubara, tanah tandus kerontang, susah air, serta banyak menghasilkan atlit lari marathon tak bersepatu. Barangkali hal ini diantaranya yang mempengaruhi sosok dan karakter Kenya Hyacinth.
Sanse ini berteksture daun hijau pekat cenderung hitam kayak batu bara, dengan cross banding hijau muda keperakan, seluruh permukaan daun kasar, dengan kanal ber-list putih tipis sampai ke ujung daun, dan ditutup dengan duri halus yang tajam. Daun tumbuh dari batang daun menjulang ke atas membentuk semburan air. Sanse ini tergolong bandel, relatif tahan serangan penyakit (kecuali erwina barangkali), daya tahan di outdoor tak perlu diragukan, di indoor ber-ac dan minim cahayapun tahan berminggu-minggu. Ketahanannya setara dengan pelari marathon yang berlari berpuluh-puluh kilometer tanpa minum air dan beralas kaki. Itulah si bandel kenya hyacinth.


0 komentar: